Metode Penelitian Etnografi: Kajian Filosofis Teoretis dan Aplikatif Dilengkapi Contoh, Proses, dan Hasil Penelitian Bidang Pendidikan, Sosial & Humaniora — Dr. Amir Hamzah MA

$ 3.95

Perimeter Seals are sealing solutions designed to create a an airtight fire resistant barrier around the edges and perimeter of fire doors, regular doors, joints and openings. Perimeter seals prevent passage of water, fire and smoke through gaps.

Perimeter Seals can typically last 10 -15 years with annual inspections and maintenance.

Majority of Acoustic seals can last from 10 to 15 years of optimal performance depending on the type of acoustic seal and conditions.

Acoustic seals are designed to reduce sound transmission through gaps, joints and openings between doors, windows and walls throughout the building. They eliminate sound waves which can easily pass through gaps, which enhances the soundproofing system for doors, windows and walls.

Acoustic seals can be used in commercial buildings, residential buildings public buildings. Typically they are installed around doors, windows and brushes.

Acoustic seals can provide noise reduction of up 20db improvements in sound reduction for doors, windows and walls.

Unsure about something? Get in touch to ask us a questions

Contact Us

Studi etnografi mulanya berakar pada antropologi budaya yang mengkaji budaya-budaya “primitif” dengan berkunjung ke negara-negara lain dan bergumul dengan masyarakatnya dalam jangka waktu yang lama. Mereka menghindari menjadi natif dan mengidentifikasi diri seperti orang-orang yang mereka teliti sehingga dapat menulis kisah yang objektif mengenai apa yang mereka lihat dan dengar. Pada waktu-waktu tertentu, kisah tersebut akan dibandingkan dengan budaya yang ada di benua lain. Contohnya dalam penelitian Clifford Geertz asal Massachusetts Insitute of Technology Amerika di Mojokuto Kediri sekitar 1960-an yang menghasilkan karya fenomenal berjudul The Religion of Java yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Abangan, Santri, Priayi dalam Masyarakat Jawa. Untuk pertama kalinya, karya tersebut diterbitkan pada 1981 oleh Pustaka Jaya Jakarta. Selanjutnya, hasil penelitian Koentjaraningrat dengan judul Kebudayaan Jawa terbit pada 1984 oleh Balai Pustaka Jakarta. Selanjutnya, disertasi Doctor of Philosophy Faculity of Political Science, Columbia University pada 1980 oleh Kuntowijoyo dengan judul Perubahan Sosial dalam Masyarakat Agraris Madura 1850-1940 diterbitkan pertama kali pada 2002 oleh Mata Bangsa Yogyakarta. Melakukan studi etnografi bukanlah pekerjaan yang sederhana, karena membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membuat laporan budaya. Oleh karenanya, buku ini menawarkan sesuatu yang berbeda dari studi etnografi yang selama ini terkesan sangat sulit. Kajian teoretis dan filosofi penelitian disajikan dengan sederhana dan mudah dipahami, dilanjutkan dengan langkah kerja penelitian yang dikenal dengan 12 alur penelitian maju bertahap secara detail yang diulas beserta contoh-contohnya. Pada tahap akhir buku ini disajikan contoh langkah-langkah proses pengambilan dan pengolahan data serta verifikasi dan temuan penelitian. Adapun Isi dari buku ini adalah BAGIAN 1 MENGAPA ETNOGRAFI? Manusia dan Budaya Sejarah Etnografi A. Etnografi Permulaan (Akhir Abad Ke-19) B. Etnografi Modern (1915─1925) C. Etnografi Era Baru (1960-an) D. Etnografi Spardley Filosofi Penelitian A. Ontologi B. Epistimologi C. Aksiologi D. Metodologi Kerangka Penafsiran Filosofis A. Paradigma Post Positivisme B. Paradigma Kontruktivisme Sosial C. Paradigma Kerangka Transformatif D. Teori Feminis E. Teori Kritis F. Teori Ras Kritis (CRT) G. Teori Queer H. Teori Disabilitas BAGIAN 2 METODE PENELITIAN ETNOGRAFI Kedudukan Etnografi dalam Penelitian A. Jenis-Jenis Penelitian B. Penelitian Kualitatif Etnografi C. Karakteristik Studi Etnografi D. Jenis-Jenis Studi Etnografi Bidang Penelitian A. Peneliti Profesional B. Peneliti Akademisi C. Peneliti Praktisi Kerangka Berfikir Penelitian Etnografi BAGIAN 3 DESAIN & PROSEDUR PENELITIAN ETNOGRAFI Desain Penelitian Etnografi Tahap Perencanaan A. Identifikasi Masalah & Paradigma Penelitian B. Fokus Penelitian C. Menetapkan Tujuan Penelitian D. Menetapkan Kegunaan Penelitian E. Review Literature 1. Abstraksi Referensi 2. Menulis Landasan Teori 3. Mencatatat F. Menetapkan Metode Analisis Data Tahap Pelaksanaan 1. Pemilihan Proyek Etnografi 2. Pengajuan Pertanyaan 3. Pengumpulan Data 4. Perekaman Data 5. Analisis Data 6. Penulisan Laporan Tahap Akhir A. Simpulan dan Saran Prosedur Penelitian Etnografi A. Menetapkan Informan B. Mewawancarai Informan C. Membuat Catatan Etnografis D. Mengajukan Pertanyaan Deskriptif E. Melakukan Analisis Wawancara Etnografis F. Membuat Analisis Domain G. Mengajukan Pertanyaan Struktural H. Membuat Analisis Taksonomi I. Mengajukan Pertanyaan Kontras J. Membuat Analisis Komponen K. Menemukan Tema-Tema Budaya L. Menulis Etnografi BAGIAN 4 ANALISIS DATA ETNOGRAFI Pengumpulan Data Metode Wawancara A. Tahapan Melaksanakan Wawancara B. Teknik Wawancara Metode Observasi Catatan Observasi Bias observasi Teknik Pemilihan Informan Analisis Data Kualitatif A. Reduksi Data B. Penyajian Data C. Verifikasi atau Validasi Data Metode Analisis Data Etnografi A. Analisis Domain B. Analisis Taksonomi C. Analisis Komponensial D. Analisis Tema Budaya Interpretasi Data A. Interpretasi Konteks Ruang dan Waktu B. Interpretasi Konteks Situasi C. Interpretasi Konteks Pengetahuan BAGIAN 5 LOGIKA PENEMUAN ILMIAH Logika Keilmuan Logika Penelitian Kualitatif A. Fakta B. Konsep C. Prinsip dan Hukum D. Hipotesis E. Teori Kriteria Teori Kegunaan Teori Logika Ilmiah Kualitatif Struktur Logika A. Kata dan Terma B. Isi dan Luas Pengertian C. Pengertian Kata D. Pembagian Kata Penggolongan Definisi Keputusan A. Unsur-Unsur Keputusan B. Macam-Macam Keputusan Pembalikan A. Hukum-Hukum Pembalikan Perlawanan Penyimpulan A. Macam-Macam Penyimpulan BAGIAN 6 CONTOH PENELITIAN ETNOGRAFI Skema Tema Penelitian Etnografi Proses dan Hasil Penelitian Etnografi A. Kerangka Berfikir Penelitian B. Contoh Laporan Proses & Hasil Penelitian 1. Etnografi Bidang Pendidikan (Desain Etnorealis) 2. Etnografi Bidang Sosial Humaniora (Desain Studi Kasus) Daftar Pustaka

Perimeter Seals are sealing solutions designed to create a an airtight fire resistant barrier around the edges and perimeter of fire doors, regular doors, joints and openings. Perimeter seals prevent passage of water, fire and smoke through gaps.

Perimeter Seals can typically last 10 -15 years with annual inspections and maintenance.

Majority of Acoustic seals can last from 10 to 15 years of optimal performance depending on the type of acoustic seal and conditions.

Acoustic seals are designed to reduce sound transmission through gaps, joints and openings between doors, windows and walls throughout the building. They eliminate sound waves which can easily pass through gaps, which enhances the soundproofing system for doors, windows and walls.

Acoustic seals can be used in commercial buildings, residential buildings public buildings. Typically they are installed around doors, windows and brushes.

Acoustic seals can provide noise reduction of up 20db improvements in sound reduction for doors, windows and walls.

Unsure about something? Get in touch to ask us a questions

Contact Us